Kameramen

– First Cameraman sering disebut sebagai Penata Fotografi (Director of Photography) atau kepala kameramen, bertanggung jawab terhadap pergerakan dan penempatan kamera dan juga pencahayaan dalam suatu adegan. Kecuali dalam unit produksi yang kecil, Penata Fotografi tidak melakukan pengoperasian kamera selama syuting yang sesungguhnya.
– Second Cameraman sering disebut sebagai asisten kameramen atau operator kamera, bertindak sesuai instruksi dari kameramen utama dan melakukan penyesuaian pada kamera atau mengoperasikan kamera selama syuting.
– First Assistant Cameramen sering disebut Kepala Asisten untuk pada operator kamera. Seringkali bertanggung jawab untuk mengatur fokus kamera (untuk kamera film)
– Second Assistant Cameraman, menjadi asisten operator kamera.

kameramen-ilmu-komunikasi

Materi Kameramen :

Materi atau teknik-teknik yang ada dalam pengambilan gambar yaitu :

  1. Sudut pengambilan gambar (Camera Angle)
  2. Bird Eye View

Pengambilan gambar dilakukan dari atas dari ketinggian tertentu sehingga memperlihatkan lingkungan yang sedemikian luas dengan benda-benda lain yang tampak dibawah sedemikian kecil. Pengambilan gambar biasanya menggunakan helikopter maupun dari gedung-gedungtinggi.

  1. High Angle

Sudut pengambilan gambar tepat diatas objek, pengambilan gambar seperti ini memiliki arti yang dramatik yaitu kecil atau kerdil.

  1. Low Angle

Pengambilan gambar diambil dari bawah si objek, sudut pengambilan gambar ini merupakan kebalikan dari high angle. Kesan yang ditimbulkan dari sudut pandang ini yaitu keagungan atau kejayaan.

  1. Eye Level

Pengambilan gambar ini mengambil sudut sejajar dengan mata objek, tidak ada kesan dramatik tertentu yang didapat dari eye level ini, yang ada hanya memperlihatkan pandangan mata seseorang yang berdiri.

  1. Frog Level

Sudut pengambilan gambar ini diambil sejajar dengan permukaan tempat objek berdiri, seolah-olah memperlihatkan objek menjadi sangat besar.

  1. Ukuran gambar (frame size)
  2. Extreem Close-up (ECU)

Pengambilan gambar sangat dekat sekali, hanya menampilkan bagian tertentu pada tubuh objek. Fungsinya untuk kedetailan suatu objek.

  1. Big Close-up (BCU)

Pengambilan gambar hanya sebatas kepala hingga dagu objek. Fungsi untuk menonjolkan ekpresi yang dikeluarkan oleh objek.

  1. Close-up (CU)

Ukuran gambar sebatas hanya dari ujung kepala hingga leher. Fungsi untuk memberi gambaran jelas terhadap objek.

  1. Medium Close-up (MCU)

Gambar yang diambil sebatas dari ujung kepala hingga dada. Fungsinya untuk mepertegas profil seseorang sehingga penonton jelas.

  1. Mid Shoot (MS)

Pengambilan gambar sebatas kepala hingga pinggang. Fungsinya memperlihatkan sosok objek secara jelas.

  1. Knee Shoot (KS)

Pengambilan gambar sebatas kepala hingga lutut. Fungsinya hampir sama dengan Mid Shot.

  1. Full Shoot (FS)

Pengambilan gambar penuh objek dari kepala hingga kaki. Fungsinya memperlihatkan objek beserta lingkungannya.

  1. Long Shoot (LS)

Pengambilan gambar lebih luas dari pada Full Shoot. Fungsinya menunjukkan objek dengan latar belakangnya.

  1. Extreem Long Shoot (ELS)

Pengambilan gambar melebihi Long Shoot, menampilkan lingkungan si objek secara utuh. Fungsinya menunjukkan bahwa objek tersebut bagian dari lingkungannya.

  1. 1 Shoot

Pengambilan gambar satu objek. Fungsinya memperlihatkan seseorang/benda dalam frame.

  1. 2 Shoot

pengambilan gambar dua objek. Fungsinya memperlihatkan adegan dua orang yang sedang berkomunikasi.

  1. 3 shoot

pengambilan gambar tiga objek. Fungsinya memperlihatkan adegan tiga orang sedang mengobrol.

  1. Group Shoot

Pengambilan gambar sekumpulan objek. Fungsinya memperlihatkan adegan sekelompok orang dalam melakukan suatu aktifitas.

  1. Gerakan kamera (moving camera)
  2. Zooming (In/Out)

Gerakan yang dilakukan oleh lensa kamera mendekat maupun menjauhkan objek, gerakan ini merupakan fasilitas yang disediakan oleh kamera video dan kameramen hanyamengoperasikannya saja.

  1. Panning (Left/Right)

Yang dimaksud dengan gerakkan panning yaitu kamera bergerak dari tengah ke kanan atau dari tengah ke kiri, namun bukan kameranya yang bergerak tapi tripodnya yang bergerak sesuai arah yang diinginkan.

  1. Tilting (Up/Down)

Gerakan tilting yaitu gerakan ke atas dan ke bawah, masih menggunakan tripod sebagai alat bantu agar hasil gambar yang didapat memuaskan dan stabil.

  1. Dolly (In/Out)

Gerakan yang dilakukan yaitu gerakan maju mundur, hampir sama dengan gerakan Zooming namun pada dolly yang bergerak adalah tripod yang telah diberi roda dengan cara mendorong tripod maju ataupun menariknya mundur.

  1. Follow

Pengambilan gambar dilakukan dengan cara mengikuti objek dalam bergerak searah.

  1. Framing (In/Out)

Framing adalah gerakan yang dilakukan oleh objek untuk memasuki (in) atau keluar (out) framming shot.

  1. Fading (In/Out)

Merupakan pergantian gambar secara perlahan-lahan. Apabila gambar baru masuk menggantikan gambar yang ada disebut fade in, sedangkan jika gambar yang adaperlahan-lahan menghilang dan digantikan gambar baru disebut fade out.

  1. Crane Shoot.

Merupakan gerakan kamera yang dipasang pada alat bantu mesin beroda dan Bergerak sendiri bersama kameramen, baik mendekati maupun menjauhi objek.

  1. Gerakan objek (moving object)

a.Kamera sejajar objek. Kamera sejajar mengikuti pergerakan objek, baik ke kiri

maupun ke kanan.

b.Walking (In/Out) Objek bergerak mendekati (in) maupun menjauhi (out) kamera.

Setelah mengetahui teknik-teknik dalam pengambilan gambar, ada beberapa elemen penting yang harus ada di dalam gambar. Adapun elemen-elemen tersebut yaitu :

  1. Motivasi
  2. Informasi
  3. Komposisi
  4. Suara
  5. Sudut Kamera
  6. Kontinuitas

Selain teknik-teknik maupun tata cara pengambilan gambar yang harus dimiliki oleh seorang kameramen yaitu sense of art atau rasa seni, karena gambar yang diambil oleh kameramenmerupakan karya seni. Setiap orang memungkinkan untuk menguasai teknik-teknik pengambilan gambar namun apabila tidak memiliki rasa seni atau keindahan maka hasil yangdidapat pun kurang maksimal. Jadi rasa seni yang tinggi dapat dijadikan modal utama untuk menjadi kameramen. Gali terus potensi diri, selamat berkarya, bangun perfilman Indonesiamenjadi lebih maju dan sukses.

PENGEMBANGAN  KAMERAMEN   

Salah satu peran dan fungsi Lembaga Pengembangan Pelatihan  Kameramen    PPDGM ini adalah mengadakan pelatihan pengembangan Pelatihan  Kameramen

PELAKSANAAN PELATIHAN :

  1. Pelatihan In House Training
  2. Pelatihan di Tunjuk PPDGM

PELATIHAN DESAIN IN HOUSE TRAINING

Penyelenggara adalah instansi  dinas   komunitas  dll yang sengaja mengundang instruktur dan tim untuk mengadakan pelatihan Pelatihan  Kameramen    di kantornya

Waktu & Tempat :

  1. Waktu berdasarkan kesepakatan antara penyelengara dengan PPDGM untuk menentukan schedule waktu pelaksanaan.
  2. Tempat pelaksanaan di tempat yang telah di tentukan penyelenggara di Kantor.

Jumlah Peserta :

Maksimal peserta berjumlah 20 orang atau menyesuaikan

Biaya Pelatihan :

  1. 1 Hari : Rp. 5.000.000
  2. 2 Hari : Rp. 9.500.000*
  3. 3 Hari : Rp. 14.500.000*

* Sudah termasuk biaya Subsidi Pengadaan Pelatihan  Kameramen    Eksklusif untuk produk masing-masing peserta (berlaku10 peserta ), Didalam rangka membantu memberikan tampilan eksklusif Pelatihan  Kameramen    peserta.

Keterangan :

  1. Biaya bisa menyesuaikan anggaran.
  2. Biaya tersebut sudah termasuk biaya intruktur dan tim pelatih ( total 3 orang),
  3. Biaya tersebut sudah termasuk biaya bahan-bahan pelatihan, sertifikat, (asumsi peserta 20 orang).
  4. Biaya tersebut tidak termasuk biaya akomodasi untuk 3 orang (tranportasitiket, penginapan) .

PELATIHAN DI TUNJUK PPDGM

Penyelenggara adalah PPDGM dimana Peserta datang dari daerah seluruh Indonesia untuk mengikuti tempat Pelatihan  Kameramen    yang telah ditunjuk PPDGM.

 Waktu & Tempat :

Waktu minimal 3 hari, khusus pendalaman  Kameramen    7 hari, tanggal berdasarkan kesepakatan antara penyelengara dengan PPDGM. Tempat pelatihan di sediakan oleh PPDGM Jumlah Peserta : Minimal peserta adalah 7 orang yang merupakan  utusan  delegasi dari kantor instansi terkait.
Biaya Pelatihan :

Rp. 850.000  orang  hari.

Keterangan :

  1. Sudah termasuk biaya Subsidi Pengadaan Pelatihan Kameramen    untuk produk peserta, Didalam rangka membantu memberikan tampilan eksklusif Pelatihan  Kameramen    peserta
  2. Biaya tersebut sudah termasuk biaya intruktur dan tim pelatih,
  3. Biaya tersebut sudah termasuk biaya bahan-bahan pelatihan, sertifikat,
  4. Biaya tersebut sudah termasuk biaya akomodasi peserta (Makan 3x, Snack, Hotel dan wisata )
  5. Biaya tersebut sudah termasuk biaya gedung pelatihan dan LCD, layar, sound dll..

MATERI PELATIHAN :

  1. Peserta akan dibekali dengan praktek-praktek terkait membuat Kameramen    yang nantinya bisa diaplikasikan dalam usahanya, dan wawasan-wawasan yang sangat penting dipahami dalam mengembangkan usahanya.
  2. Praktek membuat merancang macam-macam bentuk  Kameramen    yang kreatif, mudah dengan aneka bahan dan harga terjangkau serta sesuai produk.
  3. Praktek kreatif Kameramen  dengan praktek langsung lapangan dll,- Serta Praktek Photografi, videografi dll..

 Outline :

Hari Pertama:

09:00 – 10:00 : Opening, Ice Breaking & Training Contract

10:00 – 10:15 : Coffee Break

10:15 – 11:00 : Pengenalan Pelatihan  Kameramen

11:00 – 12:00 : Materi 1 Pelatihan  Kameramen

12:00 – 13:00 : Lunch break

13:00 – 14:00 : Materi 2 Pelatihan  Kameramen

14:00 – 15:00 : Materi 3 Pelatihan  Kameramen

15:00 – 15:30 : Coffee break

15:30 – 17:00 : Materi 4 Pelatihan  Kameramen

Hari Kedua:

09:00 – 10:30 : Materi 5 Pendalaman  Kameramen

10:30 – 10:45 : Coffee break

10:45 – 12:00 : Materi 6 Pendalaman  Kameramen

12:00 – 13:00 : Lunch  break

13:00 – 14:00 : Materi 7 Pendalaman  Kameramen

14:00 – 15:00 : Materi 8 Pendalaman  Kameramen

15:00 – 15:30 : Coffee break

15:30 – 16:30 : kesimpulan

16:30 – 17:00 : Feedback

Fasilitas Training :

  1. Modul handout
  2. Blocknote dan alat tulis
  3. Flashdisk data
  4. Sertifikat
  5. Konsultasi pasca pelatihan


INSTRUKTUR :

lnstruktur adalah praktisi dan sudah berpengalaman bidang seni,  Kameramen   , desain dan multimedia serta telah memberikan pelatihan — pelatihan dan solusinya.

 

Booking Pelatihan :

Calendar is loading...